SAMBUTAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN IMAM ASY-SYAFI’I

Amanat Pimpinan Pondok Pesantren Imam Asy Syafi’i Dalam Pekan Perkenalan Santri PPIA tahun Pelajaran 1440-1441 H

السلام عليكم ورحمة وبركاته

الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله و على آله وصحبه أجمعين ، اما بعد.

Segenap pimpinan, pembina, pengurus dan pengawas yayasan, asatidz dan asatidzaat, para pejuang dan santri – santri PPIA yang saya cintai.

Kita bersyukur pada Allloh SWT kiranya pada hari yang berbahagia ini, Senin tanggal 12 Dzuqo’dah 1440 H/15 Juli 2019, kita berkesempatan untuk berkumpul disini mengenyam pendidikan dan  pengajaran, menjalani kehidupan bersama, dan berjuang di tengah – tengah medan pejuangan di PPIA ini.

Sholawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabat – sahabatnya dan orang – orang  yang dengan tekun, dengan teguh dan dengan istiqomah mengikuti jalan hidupnya.

Anak – anak sekalian santri-santri PPIA yang dirahmati Allah, hari ini hadir ditengah – tengah kalian adik adik kalian para santri baru, untuk berjuang bersama kalian, keluar dari rumahnya, dari kampung halamannya, untuk berjuang menuntut ilmu syar’i, i’la’an li kalimatillah, untuk meninggikan kalimat Allah, dan ketahuilah bahwa sejak saat ini, insyaallah kalian berada di jalan Allah, sebagaimana di sabdakan oleh Rosululloh SAW

Man khoroja fi tholabil ilmi wa huwa fi sabilillahi hatta yarji’

Barang siapa yang pergi keluar mencari ilmu maka dia berada di jalan Alloh sehingga dia pulang (RA Tirmidzi)

Oleh karena itu, datanglah kalian di pondok ini, dengan pandangan lurus ke depan, jangan tengok kanan kiri, datanglah ke pondok ini dengan dada tengadah, datanglah ke pondok ini dengan semangat membara, jangan pernah kalian ragu, jangan pula banyak menoleh ke belakang, karena sungguh kalian berada di jalan Alloh, maka seandainya kalian mati pun, insyalloh kalian akan diberi syahid oleh Alloh SWT.

 Anak – anakku sekalian yang saya cintai, maka selalu ingatlah bahwa kalian datang disini untuk menuntut ilmu, meniti jalan, menapak bumi,  menggapai ridlo Ilahi.

Anak anakku sekalian sadarilah bahwa kalian datang kesini untuk dididik agar kalian menjadi terdidik, oleh karena itu bukalah mata kalian bukalah telinga kalian bukalah hati kalian untuk dididik. Pendidikan kalian disini bukan hanya menghafal berbagai macam ilmu, pendidikan kalian di sini bukan hanya berlangsung di kelas kelas, pendidikan kalian di sini bukan hanya berlangsung secara formal. Namun disini kalian dididik secara formal dan informal, di sini kalian dididik di kelas dan di luar kelas, kalian di sini dididik siang dan malam mulai bangun tidur sampai kalian tidur lagi. Dimanapun kalian berada di pondok ini,  kalian harus terdidik, alam terkembang jadikanlah guru, buku buku jadikanlah teman dan guru guru disini jadikanlah panutan.

Anak anak ku yang saya cintai, ada 4 pola pendidikan dipondok kita ini. Yaitu, Uswatun hasanah, pembiasaan, penugasan dan kegiatan belajar mengajar di kelas.

  1. Uswatun hasanah

Pimpinannya harus bisa menjadi contoh, guru – gurunya harus bisa menjadi contoh, para pembantu dan pejuang di pondok ini harus bisa menjadi contoh, kakak kakak kalian semuanya para pengurus OSP3IA harus bisa menjadi contoh, maka dengan contoh yang baik dengan teladan yang baik kalian akan menjadi terdidik. Kenapa? karena apa yang kalian lihat, apa yang kalian dengar,apa yang kalian rasakan, apa yang kalian kerjakan di pondok ini, semuanya adalah pendidikan.

  • Pembiasaan

Di pondok ini, kalian dibiasakan menjadi orang baik dan orang yang terdidik, lingkungan disini akan mendidik kalian, kebiasaan yang ada disini akan mendidik kalian, yaitu mulai kalian bangun di pagi hari, sholat subuh, membaca al Quran, pemberian mufrodat, masuk kelas, belajar di asrama, tidur di asrama sampai pagi lagi, kalian dibiasakan dengan kebiasaan kebiasaan yang baik, semuanya itu untuk pendidikan kalian.

  • Penugasan

Pendidikan dan pengajaran di pondok ini, bukan hanya belajar di kelas, bukan hanya membaca buku, namun, pendidikan dan pengajaran di pondok ini, juga menggunakan cara penugasan, ada yang ditugasi menjadi ketua kelas, ada yang ditugasi menjadi ketua kamar, ada yang ditugasi menjadi muadzin, ada yang ditugasi menjadi pengurus OSP3IA, bahkan ada yang ditugasi menjadi penjaga koperasi kantin, untuk apa itu semua, jawabnya adalah, agar kalian menjadi terdidik, dengan penugasan kalian akan belajar bertanggung jawab, dengan penugasan kalian akan belajar hidup dan kehidupan yang nyata, dengan penugasan kalian akan belajar mengenali dunia yang sesungguhnya.

Maka jangan pernah kalian mengeluh akan tugas tugas kalian, siap memimpin dan mau dipimpin.

  • Pembelajaran di kelas.

Anak – anakku sekalian kalian belajar di kelas mulai pagi sampai sore, belajar dengan sunguh – sungguh, menghafal al Quran, hadist dan matan matan, di jejali dengan berbagai disiplin ilmu, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat, semuanya itu untuk mendidik kalian.

Anak anak ku yang dirahmati Allah, empat pola pendidikan dipondok kita tersebut adalah untuk mencapai tujuan pendidikan kita yaitu: Beraqidah Lurus, Berakhlak Mulia,  Berbadan Sehat,  Berwawasan Luas dan Berpikiran Bebas sebagaimana termaktub dalam

MOTTO PPIA :

  1. BERAQIDAH LURUS
  2. BERAKHLAK MULIA
  3. BERBADAN SEHAT
  4. BERWAWASAN LUAS
  5. BERPIKIRAN BEBAS

Para pembina, pimpinan, asatidz adatidzaat, para pejuang dan anak anak ku sekalian yang dirahmati Allah. Tentunya tidaklah mudah untuk menggapai tujuan itu,  jalan terjal nan jauh terbentang jelas di depan kalian, maka bersiaplah, bersemangatlah karena barang siapa yang tahu jauhnya perjalanan maka sungguh ia akan bersiap siap.  من عرف بعد السفر استعد

Barang siapa yang mengerti akan jauhnya perjalanan maka dia akan bersiap diri.

Anak anak ku yang saya sayangi, kita tentu menyadari  bahwa tidak mudah untuk mencapai impian tersebut, dibutuhkan jiwa yang ikhlas,  jiwa kesederhanaan, jiwa kemandirian,  jiwa bergotong royong bekerja sama dalam Ukhuwwah Islamiyyah dan jiwa yang optimis. Sebagaimana telah dirumuskan dalam PANCA JIWA  PPIA

  1. KEIKHLASAN
  2. KESEDERHANAAN
  3. KEMANDIRIAN
  4. UKHUWWAH ISLAMIYYAH
  5. OPTIMISTME

Maka dengan Pola Pendidikan PPIA, Motto PPIA, dan Jiwa PPIA kita akan meniti jalan,  menapak bumi dan menggapai ridlo Ilahi.

Dengan Pekan Perkenalan Santri ini kita bumikan pola pendidikan, Motto da Jiwa Pondok ini.

Akhirnya semoga Allah SWT, senantiasa membimbing kita ke jalanNya, menguatkan langkah langkah kita, memudahkan segala urusan kita dan semoga akhirnya Allah meridloi kita.

 والسلام عليكم ورحمة الله  وبركاته

Genteng, 12 Dhulqo’dah 1440 H

TTD

Pimpinan PPIA

Muhammad Yahya, M.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published.