Pembekalan Santriwan-Santriwati PPIA Banyuwangi

Menjelang Ujian semester Ganjil seluruh santri kelas 1 sampai 5 diberi bekal oleh ustadz Muhammad Yahya. Sebagai mudir PPIA Banyuwangi Ustadz Muhammad Yahya mengharap perlu adanya bekal untuk menghadapi ujian. Bekal ini dibawa sabagai senjata untuk sukses melalui ujian.

Kelas 6 yang sudah lebih awal melaksanakan ujian diberi kesempatan sebagai pendamping penguji bagi santri kelas 1 sampai 5. Ini termasuk bentuk pendidikan yang diberikan diujung masa pendidikan santri kelas 6.

Kembali kepoint awal, setiap muslim akan senantiasa diuji baik ujian keimanan, kehidupan maupun di dunia penuntut ilmu. Ujian ini menentukan kualitas seseorang, seorang penuntut ilmu maka perlu diuji keilmuannya. Sebagai bentuk proses pematangan menjadi insan yang baik dan siap menghadapi kehidupan.

Jangan menyebut diri santri PPIA bila takut menghadapi ujian ” Ujar pimpinan PPIA”

Ujian di PPIA Hakikatnya yang diuji adalah sikap/ kejujuran santri. Sikap menjadi pondasi utama dalam ujian jika gagal dalam bersikap maka gagal pula ujian yang lain meskipun nilai akademik sempurna. Kejujuran dalam menuntut ilmu menjadi landasan utama sebagai penuntut ilmu. Ketidak jujuran bisa menjadi boomerang yang mendatangkan azab didunia maupun diakhirat.

Dalam mempersiapkan ujian ini bukan kecerdasan yang diunggulkan namun pertolongan Allah Subhanahu wata’ala yang paling utama. Maka santri wajib senentiasa meminta pertolongan dan rahmat kepada Allah Subhanahu wata’ala.

Ujian di PPIA bukan untuk memperoleh nilai terbaik. Justru ujian ini bertujuan agar santri semakin semangat dan sungguh – sungguh untuk belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.